Guna
berbagi terhadap sesama, Lembaga Ziswaf, Dompet iHAQi Peduli adakan kegiatan
penyembelihan hewan kurban, satu ekor sapi dan seekor kambing. Bertempat di
Kampung Teras, Desa Sindangsari, Kabupaten Lebak-Banten, pelaksanaan Qurban
Idul Adha 1437 H, Selasa (13/9) berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh
makna.
Sebelum proses penyembelihan
qurban, Ustadz Erick Yusuf, Masaji Wijayanto beserta rombongan panitia Qurban
Raya iHAQi yang menyempatkan untuk bersilaturahim datang di tengah-tengah warga
Sindangari sempat terkejut dengan proses penyambutan tamu khas budaya lokal
Sindangsari yang luar biasa meriah. Penyambutan dengan qasidah dan tabuhan
rebana dari ibu-ibu setempat, menuju sebuah lapangan kecil lengkap dengan
panggung dan tenda.
“Saat ini baru satu ekor sapi dan satu ekor
kambing yang dapat kami kurbankan. Mudah-mudahan pada Idul Adha Tahun depan,
sapi yang akan dikurbankan akan bertambah,” ucap Ustadz Erick Yusuf pimpinan
Yayasan iHAQi tersebut. Lebih lanjut Kang Erick menjelaskan bahwa berkurban
sendiri, memiliki esensi dan makna yang sangat penting bagi umat muslim.
Pasalnya, berkurban dapat meningkatkan jalinan silaturahim dan berbagi
kebahagiaan terhadap sesama musim pada Hari Raya Idul Adha ini.
Busro, Kepala Desa Sindangsari mewakili warganya mengucap syukur
yang terhingga. Ia berkata, akhirnya doa dan harapan warga Kampung Teras Desa
Sindangsari berhasil dikabulkan di Idul Adha tahun ini. “Alhamdulillah semua warga
bisa merasakan nikmatnya daging Qurban. Padahal sebelumnya, satu ekor kambing
qurban pun dibagi merata ke ratusan rumah warga. Nikmatnya daging memang
menjadi hal yang langka bagi warga di sini, ucapan syukur yang terus mengalir
karena tahun ini Dompet Peduli iHAQi bisa menyempatkan berbagi bahagia di desa
kami” ungkapnya.

