Jumat, 27 November 2015

5 Tempat Religi Di Bandung yang Sayang Dilewatkan

5 Tempat wisata religi di Bandung, sayang untuk dilewatkan. Tentu saja tujuannya agar manusia tidak hanya ingat dengan gemerlapan dunia, namun juga ingat dengan kodratnya sebagai manusia. Menuruti gemerlapan dunia akan membuat manusia lupa dan lebih banyak menuntut. Padahal di Bandung memang cukup gemerlapan dengan aneka mall yang ada.
Berada di Bandung, pengunjung dan wisatawan benar-benar dibuat berada di kondisi perkotaan yang mewah. Banyak mall, distro, rumah makan mewah, pusat jajanan mewah, hotel megah dan beragam gemerlapan yang lain. Bahkan club malam pun ada di bandung, tentunya hotel-hotel yang mempunyai fasilitas ini. Banyak orang lupa bahwa Bandung juga memiliki potensi wisata religi. Orang-orang yang melakukan serangkaian ziarah ke wali songo pun senantiasa mampir ke bandung. Tujuannya juga untuk melengkapi wisata religi mereka, dan tentunya belanja.
Tersebarnya banyak masjid dan pondok pesantren di bandung juga dapat menguatkan adanya wisata religi. Berikut adalah 5 tempat wisata religi di bandung:
1. Masjid Raya Bandung
Letaknya ada di pusat kota, tepatnya di alun-alun Bandung. Dikelilingi dengan beragam mall dan pusat perbelanjaan, masjid ini merupakan salah satu masjid tua di bandung. Bangunannya menjadi satu dengan alun-alun, sehingga tidak heran kondisinya sangat ramai dan merakyat sekali.
Kalau pada umumnya masjid seperti terpisah dengan sekitarnya maka di tempat ini benar-benar menyatu. Banyak pedagang ngemper di masjid ini. Pedagang accecories sampai mie instan dengan mudah ditemui di sini. Namun jangan salah, kegiatan keagamaan di tempat ini berlangsung secara continue. Kelebihannya adalah tidak pernah tutup, sehingga siapapun dan kapanpun ingin beribadah dapat melakukannya dengan mudah.
Tempat Wisata Religi
2. PUSDAI
PUSDAI

Tempat ini juga berupa masjid yang dilengkapi dengan aula dan perpustakaan serta sentra kegiatan keagamaan lainnya. Letaknya ada di dekat gedung sate, sehingga mudah untuk dicari. Kondisinya rindang dan tidak ada pedagang yang berseliweran. Cocok untuk yang senang dengan ketenangan dan keasrian. Tempat ini dijadikan pusat penyebaran islam di Bandung.
3. Daarut Tauhid
Daarut Tauhid

Nah, kalau tempat satu ini tentu lebih banyak yang tahu. Pondok pesantren ini memang milik Kyai kondang Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan Aa’ Gym. Tempatnya ada di Gegerkalong Girang. Tidak hanya pondok pesantren, di sini juga terdapat toko buku, stasiun televisi dan radio.
4. Kampung Mahmud


Kampung ini berada di pinggiran bandung, tepatnya di Kecamatan Marga Asih. Di sini terdapat makam Eyang Dalem Abdul Manaf, yang berjasa menyebarkan agama islam di wilayah Bandung.
5. SMP Kreatif iHAQi Bandung
Nah, tempat yang satu ini bisa dibilang tempat yang baru di Bandung, tepatnya tempat ini merupakan salah satu Sekolah SMP sekaligus Boarding School yang ada di kawasan Bandung Utara tepatnya dekat dengan Saung Makan Punclut Bandung. Dilihat dari namanya, SMP Kreatif iHAQi ini, merupakan salah satu sekolah yang menggagas Kreatifitas. Sekolah yang dibina langsung Oleh Ustadz Erick Yusuf ini, merupakan "salah satu tempat religi di Bandung yang sangat sayang sekali dilewatkan, karena disini selain menyajikan mutu pendidikan yang bagus, disinipun menyajikan panorama alam yang bagus dan elemen-elemen estetis yang penuh dengan kreatifitas." ujar Ustadz Erick yang dikenal dengan Dakwah Kreatifnya.
Demikian 5 tempat wisata religi di Bandung. Semoga bermanfaat dan menambah referensi kunjungan Anda di Bandung.
.

Senin, 16 November 2015

SMP Kreatif iHAQi masuk deretan Pesantren Favorite Bandung?


Pesantren Modern Di Bandung – Pesantren atau pondok pesantren, juga biasa disingkat sebagai ponpes, ialah sebuah asrama pendidikan tradisional, di mana semua siswanya bertempat tinggal bersama-sama dan belajar di bawah seorang bimbingan guru yang biasa dikenal dengan istilah Kiai ataupun Ustadz. Para siswa ataupun murid tersebut berada dalam sebuah kompleks yang juga menyediakan masjid sebagai tempat beribadah bersama, ruangan untuk tempat belajar, dan juga tempat lain sebagai lokasi kegiatan keagamaan yang ada.

Kompleks ini biasanya dikelilingi atau dibatasi oleh tembok agar para Ustadz dapat mengawasi setiap aktifitas siswa sesuai dengan peraturan yang telah diberlakukan. Ponpes merupakan 2 istilah yang menunjukkan 1 pengertian. Pesantren jika dilihat menurut pengertian dasarnya ialah tempat belajar para santri, sedangkan istilah dari pondok berarti rumah atau tempat tinggal. Kata pondok mungkin saja berasal dari Bahasa Arab Funduq yang bermakna asrama.

Namun baru-baru ini kita mengenal juga istilah pondok pesantren moderen. Apa itu pondok pesantren modern itu? Pesantren modern ialah pesantren yang selain mengajarkan ilmu agama islam (diutamakan) namun juga mengajarkan pendidikan umum/formal, namun persentase ajarannya jauh lebih banyak ilmu-ilmu pendidikan tentang agama Islam daripada ilmu umum/formal.

Selain itu  pondok pesantren modern pada umumnya tetap menekankan nilai-nilai akan kesederhanaan, keikhlasan, kemandirian, dan juga pengendalian diri. Yang jelas pesantren moderen ialah lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu agama islam dengan ilmu umum/formal, dan biasanya menyediakan asrama khusus bagi siswa/santrinya.

Salah satu pesantren modern yang ada didaerah Bandung ialah SMP Kreatif iHAQi Boarding School yang bertempatkan di Jl. Bukit Raya Atas No. 575 RT.02/RW.10 Punclut, Ciumbuleuit, Cidadap, Bandung. Dan SMP Kreatif iHAQi, ini termasuk salah satu daripada pesantren modern yang ada di Indonesia. Pesantren ini didirikan oleh Ustadz Erick Yusuf yang terkenal dengan Dakwah Kreatif nya.

Pendidikan di SMP Kreatif iHAQi tersendiri ialah, menyajikan mutu pendidikan yang berbasis Agamis, Universal dan Kreatif. Dan SMP Kreatif iHAQi merupakan deretan Pesantren Favorite Bandung.

Selasa, 22 September 2015

Berdoa di Hari Arafah

Hari Arafah adalah hari pengampunan dosa dan pembebasan dari api neraka bagi jama'ah haji yang sedang wukuf di Arafah dan bagi semua umat Islam di semua negeri

"Tiada hari yang paling banyak Allah membebaskan hambaNya dari api neraka dari hari Arafah". [Riwayat Muslim]




Dan Tuhanmu berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.”[QS: Al-Mukmin [4]: 60]
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda:
خير الدعاء دعاء يوم عرفة
“Doa terbaik adalah doa pada hari Arafah.” [Riwayat At-Tirmidzi dengan sanad hasan]
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ، مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
“Tiada hari yang paling banyak Allah membebaskan hambaNya dari api neraka dari hari Arafah.” [Riwayat Muslim]
Banyak dari kalangan para ulama yang menyimpan hajat-hajat mereka untuk mereka panjatkan kepada Allah dalam doa-doa pada hari Arafah.
Berapa banyak dosa-dosa yang diampuni dan hajat, keinginan, harapan, obsesi, cita-cita serta taubat yang dikabulkan Allah pada hari Arafah.
Pada bulan Ramadhan Allah sembunyikan Lailatul Qadar sehingga kita tidak mengetahuinya secara pasti.
Tapi, pada bulan Dzulhijjah Allah beritahukan kepastian hari Arafah.. Apakah masih kita bermalas-malasan dan tidak bersemangat ..?!
Perbanyak berdoa dan istighfar serta bertaubat pada sore hari Arafah terutama antara Ashar sampai Maghrib.
Banyak orang sholeh yang telah merasakan dan mengalaminya sendiri, mereka berkata: “Tiada satupun doa yang aku panjatkan pada hari Arafah melainkan Allah telah mengabulkannya sebelum berputar setahun”.
Al-Hafidh Ibnu Rajab [Wafat 795 H] rahimahullah dalam kitabnya Latha’iful Ma’arif hlm 482 berpendapat bahwa Hari Arafah adalah hari pengampunan dosa dan pembebasan dari api neraka bagi jama’ah haji yang sedang wukuf di Arafah dan bagi semua umat Islam di semua negeri.
Mari kita perbanyak berdoa untuk diri sendiri, kedua orang tua, keluarga, karib kerabat dan semua kaum muslimin, bahkan semua manusia.

Rabu, 16 September 2015

3 Olahraga Yang Dianjurkan Rasulullah SAW ada di SMP Kreatif iHAQi Bandung



Apa Anda sudah tahu olahraga apa yang disukai dan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW? Ternyata Rasullullah mengajarkan kita untuk hidup sehat melalui berolahraga. Jadi olahraga itu merupakan salah satu hal yang disarankan oleh Nabi Muhammad SAW. Olah raga yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW antaralain:

Sabda Rasulullah SAW :

“Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).”(Riwayat Muslim)

1. Panahan/memanah
Apa manfaat olahraga memanah? Ternyata latihan memanah akan melatih emosi dan fisik untuk meletakkan target pada sasaran. Memanah sangat menitik beratkan body balancing. Maka jika pemanah emosinya tertekan, maka panahan amat mudah tersasar. Secara tidak langsung,  ini melatih manusia tenang, konsentrasi dan menstabilkan emosi. Individu yang tidak tenang, gopoh, pemarah, kurang sabar atau kurang sehat mentalnya tidak akan menjadi pemanah yang baik.

Perbuatan melenturkan anak panah di busurnya, kemudian melepaskannya perlu satu kekuatan fisik, ini juga satu latihan holistik kepada diri seseorang dari segi fisik dan mental.

Di Hadist lain dijelaskan:
Bersabda Rasulullah SAW, ”Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (Riwayat Bazzar, dan Thabarani dengan sanad yang baik)

2. Berkuda
Selain olahraga memanah, Rasulullah SAW juga suka olahraga berkuda. Berkuda sangat baik untuk kesehatan. Seluruh anggota tubuh atau badan dari kepala sampai kaki, dari fisik hingga mental akan dapat manfaatnya. Bentuk lekuk badan belakang kuda (tempat tunggangan) baik untuk merawat segala masalah tulang belakang manusia.

Sewaktu pergerakan galloping yaitu cara kuda melompat dan berlari, menyebabkan vetebra tulang belakang manusia bergeser antara satu sama lain dalam keadaan harmoni, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut, sedangkan pakar chiropraktik pun tidak mampu berbuat seperti gerakan natural tulang-tulang veterbra sewaktu orang menunggang kuda.

3. Berenang
Selain panahan dan berkuda ada lagi olahraga yang disarankan oleh rasulullah SAW. Olah raga itu adalah berenang. Sewaktu berenang, mental, fisik, semua otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang berkoordinasi antara dua anggota kaki dan dua anggota tangan, selain merangsang stamina (sistem kardiovaskular), berenang juga memberi peluang manusia untuk menguasai air serta menjadi berani.

Islam menganjurkan umatnya hidup sehat dan kuat sebagaimana hadis Rasulullah s.a.w, "Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih Allah kasihi daripada mukmin yang lemah". (riwayat Muslim)

Nah sekarang kita tahu, bahwa olah raga adalah suatu hal yang disukai oleh Rosulullah SAW dan kita juga tahu, olah raga apa saja yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW. Maka dari itu, sebagai muslim yang ingin dicintai Allah SWT dan Rasulullah SAW kita sebaiknya meniru dan melakukan hal yang dianjurkan/disarankan dan dilakukan oleh Nabi kita. Karena hal itu akan sangat bermanfaat bagi kita.  Dan di SMP Kreatif iHAQi Bandung, ada Esktrakulikuler yang dianjurkan oleh Rasullullah ini loh, penasaran??
Yuk cek websitenya,
www.smpkreatifihaqi.education
Thank you!;)


Senin, 07 September 2015

Kurikulum Sekolah Menghambat Kreatifitas Siswa ?

Hampir semua sekolah formal di seluruh Indonesia lebih menitikberatkan pendidikan ke dalam kurikulum akademik. Para siswa setiap hari nya diajari matematika. Bagaimana cara mencari luas persegi panjang atau pun nilai dari trigonometri yang dirasa cukup membingungkan bagi para siswa. Tak banyak siswa dari jenjang SD sampai perguruan tinggi membenci pelajaran matematika karena harus dihadapkan dengan angka- angka. Sedangkan untuk pelajaran yang dapat merangsang kreatifitas otak para anak di kesampingkan oleh pihak sekolah. Bisa kita lihat perbedaan nya, bahwa di sekolah lebih cenderung menuntut para siswa agar mendapatkan nilai sebaik- baiknya pada pelajaran matematika,IPA,Bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk pelajaran seni,seperti seni lukis,seni tari dan olahraga lebih cenderung di nomor duakan. Begitu pula dengan para orang tua, jika anak nya rendah dalam matematika para orang tua berlomba- lomba untuk memberikan les tambahan di luar sekolah atau di lembaga bimbingan belajar bonafit dengan harapan anaknya bisa lebih unggul untuk mendapatkan nilai terbaik dalam pelajaran matematika. Namun, jika sang anak rendah dalam pelajaran seni tari para orang tua tidak mau ambil pusing dengan hal itu karena mereka menilai pelajaran seni tari tidak penting dibandingkan dengan pelajaran eksak. Hal tersebut sangat tidak relevan bahkan dapat mematikan kreatifitas pada diri anak.
Bila kita lihat, banyak orang berbakat dalam dunia music atau pun dalam dunia lukis. Namun, pihak sekolah tidak mendukung bakat tersebut. Sang anak terforsir untuk mempelajari ilmu eksak karena tuntutan nilai yang di tragetkan pihak sekolah untuk dapat dipenuhi oleh para siswa. Mau tidak mau siswa tersebut lebih focus untuk mempelajari ilmu eksak dibanding meng explore kemampuannya dalam bidang seni.
Kurikulum pendidikan di Indonesia tidaklah salah,hanya saja cara menerapkan kurikulumnya yang belum tepat. Pemerintah seharusnya memberi wadah untuk para siswa agar dapat mengembangkan kreatifitasnya. Pendidikan tidak lah harus dititikberatkan pada ilmu eksak, namun berilah ruang untuk dapat meng-explore skill yang dimiliki oleh para siswa. Di sekolah,pelajaran seni dan olahraga rata- rata hanya di beri waktu 2 jam untuk setiap minggunya. Porsi pembagian waktu pembelajaran tersebut tidak lah seimbang dengan jam yang diberikan untuk pelajaran akademik. Siswa tidak hanya bisa berprestasi untuk bidang akademik saja, bahkan tidak sedikit siswa yang lebih banyak menghasilkan prestasi di bidang seni. Orang yang lemah di akademik tidak tentu orang tersebut bodoh, hanya saja mereka tidak merasa nyaman dengan apa yang di pelajari. Jika kita lihat Thomas Alfa Edison,beliau tidak menyukai sistem pembelajaran di sekolah. Dia keluar dari bangku sekolah,dia menemukan cara sendiri untuk membuat dirinya nyaman dengan apa yang di lakukan dan bagaimana dia dapat membuat dirinya sukses dengan menemukan bola lampu yang sangat bermanfaat bagi dunia.
Orang sukses tidak hanya berasal dari seseorang yang unggul dalam bidang akademik,tapi orang sukses adalah mereka yang bisa membuat dirinya nyaman dengan apa yang di kerjakan nya. Tragis memang jika kita melihat seseorang belajar sungguh- sungguh untuk mendapatkan nilai 10 dalam ujian matematika dengan hati yang sangat terpaksa. Dalam hati mereka tidak menyukai matematika,namun pihak sekolah mewajibkan agar para siswa dapat mencapai nilai lebih dalam pelajaran matematika. Inilah salah satu factor yang dapat menghambat kreatifitas para siswa. Sekolah seharusnya harus mempunyai tujuan pendidikan, dengan capaian agar anak - anak didik dapat meningkatkan dan mengoptimalkan potensi siswa sesuai dengan minat dan bakat yang di miliki. Seperti hal nya sekolah SMP Kreatif iHAQi Boarding School Bandung. Boarding School yang sekaligus di bina oleh Ustad Erick Yusuf ini, mengusung motto sekolah Agamis, Universal dan Kreatif. SMP Kreatif iHAQi ini mengkombinasikan antara kurikulum DIKNAS dengan kurikulum pesantren yang berbasis agama sehingga siswa dapat menguasai ilmu pengetahuan umum yang berbasis teknologi juga dapat memahami nilai-nilai agama utamanya mengaplikasinnya dengan kehidupan. Jadi, tidak ada salahnya menerapkan kreatifitas dalam mengaplikasikannya dengan kurikulum akademik.

PENDIDIKAN UNIVERSAL LOMPATAN YANG SIGNIFIKAN DALAM LAYANAN PENDIDIKAN



Persaingan global di segala bidang kini sedang melanda negara-negara di dunia. Bagi negara maju, mungkin adanya persaingan global hanya menuntut mereka untuk menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan negara-negara yang lain. Tetapi bagi negara berkembang seperti Indonesia, adanya persaingan global menuntut untuk meningkatkan segala sektor negara baik politik, ekonomi, pendidikan maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

Peningkatan semua sektor tentunya dilaksanakan melalui pembangunan bangsa. Dalam upaya pembangunan bangsa, tampaknya pengembangan sumber daya manusia adalah yang paling penting dan utama jika dibandingkan dengan pengembangan sumber daya alam, meskipun antara keduanya saling berkaitan dan tak terpisahkan. Oleh karena itu, pembangunan manusia seutuhnya perlu diwujudkan dengan sebaik-baiknya sehingga diperlukan pendekatan-pendekatan yang baik.

Pendidikan adalah sarana utama didalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tanpa pendidikan akan sulit diperoleh hasil dari kualitas sumber daya manusia yang maksimal. Kebutuhan akan pendidikan merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri, bahkan semua itu merupakan hak semua warga negara. Sebagaimana yang termaktub di dalam UUD’45 pasal 31 ayat (1) secara tegas menyebutkan bahwa : “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran”.

Dengan demikian pendidikan yang bermutu bukanlah milik suatu kelompok atau perseorangan, akan tetapi pendidikan adalah hak semua warga negara tanpa membedakan suku, agama, ataupun kasta. Menyikapi hal itu adalah sesuatu yang wajar jika pemerintah melalui keputusan menteri pendidikan nasional telah mencanangkan kewajiban belajar 9 tahun. Bahkan untuk meminimalisir jumlah angka putus sekolah dan agar seluruh warga usia sekolah berkesempatan untuk menikmati pendidikan. Pendidikan yang diusung secara Universal pun, tercapai pada tujuan pendidikan di SMP Kreatif iHAQi Boarding School Bandung. Boarding School yang dibina oleh Ustad Erick Yusuf ini, mempunyai capaian umum dengan motto Agamis, Universal dan Kreatif "Dengan ilmu dan akhlak sukses dunia akhirat". Universal yang dimaksud ialah agar anak-anak didik memiliki ilmu pengetahuan secara universal baik ilmu agama maupun pengetahuan umum. Untuk melihat profil SMP Kreatif iHAQi Boarding School Bandung bisa kunjungi websitenya :

www.smpkreatifihaqi.education
info@smpkreatifihaqi.education
Call Center: 08112245858
More Info: 08112245857/08112245859

Welcome, ahlan wa sahlan.

Minggu, 06 September 2015

SEKOLAH BERBASIS KEAGAMAAN "AGAMIS" DAN TANTANGAN BERSAMA DI MASA DEPAN

Perkembangan sekolah-sekolah berbasis keagamaan baik di tanah air maupun di negara-negara maju akhir-akhir ini adalah fenomena yang menarik. Di berbagai kota di tanah air bermunculan dengan pesatnya sekolah berbasis keagamaan, baik itu Islam ataupun Nasrani (Kristen, Katholik, maupun Advent). Boleh dikata 80% sekolah-sekolah swasta yang baru dibuka adalah sekolah berbasis keagamaan, baik itu di kompleks-kompleks perumahan mewah maupun di daerah-daerah. Sekolah-sekolah dengan label SDIT/SMPIT (Sekolah Dasar/Menengah Islam Terpadu) marak didirikan dimana-mana. Sekolah-sekolah berbasis agama Nasrani juga tidak kurang gencarnya dibuka dimana-mana. Saat ini hampir di semua kompleks perumahan atau properti besar berdiri sekolah-sekolah Nasrani. TPA-TPA (Taman Pengajian AlQur’an) dan Sekolah-sekolah Minggu semakin marak. Bahkan sekolah-sekolah negeri dan swasta umum juga mulai menekankan pentingnya peran agama dalam kurikulum mereka. Beberapa sekolah umum mengganti pakaian seragamnya dengan pakaian seragam yang bernuansa agamis seperti rok panjang dan jilbab bagi para siswinya. Di negara-negara maju pun (Australia, Inggris, USA) sekolah berbasis keagamaan tumbuh subur dan semakin banyak peminatnya. Ada apa yang terjadi dengan semua ini? Darimana tumbuhnya kesadaran keagamaan macam ini? Apa peran penting sekolah-sekolah berbasis keagamaan ini di masa depan?

Sebagian orang tua yang sangat cemas dengan dampak modernisasi kemudian memilih untuk ‘mensterilkan’ anak-anak mereka dari pengaruh kehidupan masa kini, dengan memasukkan anak-anak mereka di pondok-pondok pesantren, seminari atau biara-biara tradisional dengan pola pengajaran dan lingkungan yang jauh dari pengaruh modernisasi. Mereka berpikir bahwa hal tersebut dapat menyelamatkan anak-anak mereka dari pengaruh kehidupan luar yang dianggap sudah tidak bisa ditolerir tersebut. Tak sedikit orang tua dari kalangan menengah yang melakukan hal ini dengan harapan bahwa hal ini akan dapat menyelamatkan anak-anak mereka dari etika moral zaman sekarang. 
Pesantren-pesantren tradisional maupun yang berlabel modern menjadi laku keras. Tapi usaha ini menghadapi problema serius, yaitu teralienasinya anak-anak mereka dari kehidupan modern selepas mereka dari pendidikan tradisional tersebut. Lulusan sekolah-sekolah keagamaan tradisional ini pada umumnya menjadi gagap dan tak mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan modern. Mereka tersingkir dari kehidupan dunia dan kesulitan untuk berkontribusi secara aktif dalam kehidupan modern karena mereka memang tidak dipersiapkan untuk itu. Sebagian besar dari mereka memilih untuk hidup dengan cara hidup tradisional sebagaimana mereka diajarkan dan menyingkir dari kehidupan modern. Sebagian dari mereka yang hidup di kota-kota besar kemudian menyerah dan larut pada kehidupan modern dengan segala eksesnya. Sebagian kecil kemudian menjadi ekstrim dan memilih untuk ‘memusuhi’ modernitas yang selama ini dipersepsikan sebagai ‘induk’ dari semua kejahatan. Mereka menyalahkan modernitas sebagai penyebab dari ini semua dan sebagai konsekuensinya menolak modernitas dan berpaling pada konservatisme dan radikalisme.

Jangan pandang enteng pengaruhnya. Trauma psikologis yang diakibatkan oleh pertentangan ini bisa mengakibatkan efek samping yang fatal. Seperti yang kita lihat pada begitu banyaknya peristiwa teror pemboman dimana-mana, krisis identitas dapat mengubah pemuda-pemudi yang taat pada agamanya menjadi teroris. Mereka akan melihat gempuran paham materialisme tersebut begitu mengancam sisi lain dari kehidupan mereka sebagai seorang agamawan yang taat dan merasa perlu untuk beralih secara radikal menjadi seorang ‘martyr’ atau ‘syuhada’ untuk mempertahankan paham keagamaan mereka. Realita inilah yang membuat para orang tua berpikir untuk membuat alternatif lain sebagai ganti dari sekolah-sekolah keagamaan tradisional tersebut. Mereka sadar bahwa meski pendidikan dan kultur agama sangat diperlukan bagi masa depan anak-anak tapi modernitas juga mesti diakomodir agar anak-anak mereka juga dapat menjadi pemenang dalam kehidupan dunia. Sekolah haruslah mampu memberikan bekal dasar-dasar keagamaan yang cukup untuk menghadapi materialisme dan sekaligus mampu membuat anak-anak mereka tampil cakap di dunia modern.

Kesadaran inilah yang kemudian menumbuh suburkan sekolah-sekolah berbasis keagamaan yang mengusung ilmu pengetahuan dan teknologi modern dalam kurikulum mereka sebagai upaya untuk memenangi kehidupan dunia. Seperti hal nya sekolah yang akan kami bahas, ialah SMP KREATIF iHAQi Boarding School Bandung. SMP KREATIF iHAQi Boarding School ini merupakan sekolah yang berbasis Agamis, Universal dan Kreatif "Dengan ilmu dan akhlak sukses dunia akhirat." Tujuan dari pendidikan nya itu sendiri ialah agar siswa/siswi memahami ajaran Islam secara kaffah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW, Memiliki ilmu pengetahuan secara universal baik ilmu agama maupun pengetahuan umum dan kemudian dapat meningkatkan dan mengoptimalkan potensi siswa sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. SMP Kreatif iHAQi ini dibina oleh Ustad Erick Yusuf. Nah, untuk netizen, Ayah dan Bunda yang ingin menyekolahkan anaknya di Boarding School, daftar segera yuk di sekolah SMP Kreatif iHAQi ini, untuk melihat profil lengkapnya bisa kunjungi websitenya:

www.smpkreatifihaqi.education
info@smpkreatifihaqi.education
Call Center: 08112245858
More Info: 08112245857/08112245859

Welcome, ahlan wa sahlan.